Create your own trip! You can choose between Private or Public Tour. Use "Find Trip" to search a existing trips.

Create and join trip

Date Type Qty

Find an existing trip

From To

PROPINSI JAWA TENGAH
WISATA CANDI SUKUH

Candi Sukuh adalah sebuah kompleks candi Hindu yang terletak di lereng kaki Gunung Lawu pada ketinggian kurang lebih 1.186 meter diatas permukaan laut. Secara geografis, candi ini terletak diantara koordinat 07o37, 38’ 85’’ Lintang Selatan dan 111o07,. 52’65’’ Bujur Barat dan secara administrasi terletak di wilayah Kelurahan Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Bangunan Candi Sukuh memberi kesan kesederhanaan yang mencolok pada wisatawan. Berntuknya berbeda dengan yang candi-candi besar lainnya, seperti Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Bentuk bangunan candi sukuh ini cenderung mirip dengan bangunan peninggalan suku maya dan bangunan piramida di Mesir. Uniknya, Candi Sukuh merupakan candi yang kontroversial dikarenakan pahatan-pahatan, relief dan patung di candi ini menggambarkan alat kelamin.

Candi Sukuh memiliki beberapa teras. Teras pertama, kita akan disambut dengan arsitektur gapura berbentuk trapesium yang memiliki relief berupa seseorang yang sedang dimakan oleh raksasa dan diperkirakan merupakan sangkala yang berbunyi ‘gapura buta abara wong’ yang artinya ‘ gapura sang raksasa memangsa manusia ‘. Dibalik tulisan sangkala ini ada maknanya yaitu 9,5,3 dan 1. Jika dibalik maka didapat tahun 1359 Saka atau tahun 1437 Masehi.

Di teras kedua, kita bisa melihat dikanan dan dikiri gapura, terdapat 2 buah patung penjaga pintu (Dwarapala). Sayangnya gapura ini banyak memiliki kerusakan. Atap gapura sudah tidak ada, patung-patung banyak yang hilang. Tetapi di gapura ini juga terdapat sebuah candrasangkala, yaitu ‘gajah wiku anahut buntut’ yang artinya ‘ gajah pendeta menggigit ekor ‘. Kata-kata ini memiliki makna 8,7,3 dan 1. Jika dibalik maka akan tertulis tahun 1378 Saka atau tahun 1456 Masehi.jadi jika bilangan ini benar, maka ada selisih 20 tahun untuk pembuatan kedua gapura ini.

Di teras ketiga, terdapat pelataran besar dengan candi induk. Di teras ketiga ini banyak terdapat patung-patung dan relief-relief di sebelah kanan dan kiri. Tepat di atas candi utama dibagian tengah terdapat sebuah bujur sangkar yang kelihatannya merupakan tempat menaruh sesajian. Di sini banyak terdapat bekas-bekas kemenyan yang dibakar.

LIHAT WISATA PROPINSI JAWA TENGAH

Wisata Terkait